T

Sabtu, 23 November 2013

Kamera dari Masa ke Masa


  • Jenis-jenis film berdasarkan ukuran:
  1. Small format (35mm)
  2. Medium format (100-120mm)
  3. Large Format
  • Pembagian film berdasarkan jenis bahan dan kesensitifannya:
  1. Film hitam putih
  2. Film warna
  3. Film positif
  4. Film negative
  5. Film daylight
  6. Film tungsten
  7. Film infra merah (sensitive terhadap panas yang dipantulkan permukaan objek)
Kamera Polaroid
Kamera jenis ini memakai lembaran polaroid yang langsung memberikan gambar positif sehingga pemotret tidak perlu melakukan proses cuci cetak film.
Kamera Digital
Kamera jenis ini merupakan kamera yang dapat bekerja tanpa menggunakan film. Si pemotret dapat dengan mudah menangkap suatu objek tanpa harus susah-susah membidiknya melalui jendela pandang karena kamera digital sebagian besar memang tidak memilikinnya. Sebagai gantinya, kamera digital menggunakan sebuah layar LCD yang terpasang dibelakang kamera. Lebar layar LCD pada setiap kamera digital berbeda-beda.
Sebagai tanda penyimpanan, kamera digital menggunakan internal memory ataupun external memory yang menggunakan memory.
Macam Kamera Berdasarkan Mekanisme Kerja
Kamera Single Lens
Kamera ini memiliki cermin datar dengan singkap 45 derjat dibelakang lensa, sehingga apa yang terlihat oleh pemotret dalam jendela pandang adalah juga apa yang akan ditangkap pada film. Umumnya kamera ini digunakan setinggi pinggang ketika dipotretkan.Kamera instan adalah dimilikinya mekanisme automatik pada kamera, sehingga berdasar pengukur cahaya (lightmeteratau fotometer), lebar diafragma dan kecepatan pemetik potret secara otomatis telah diatur.
Kamera Instan
Istilah instan adalah dimilikinya mekanisme automatik pada kamera, sehingga berdasar pengukur cahaya (lightmeter ataufotometer), lebar diafragma dan kecepatan pemetik potret secara otomatis telah diatur.
Macam Kamera Berdasarkan Teknologi Viewfinder
Viewfinder memainkan peranan penting dalam penyusunan komposisi fotografi. Fotografi ahli biasanya akan lebih viewfinderdengan kualitas baik dan mampu memberikan gambar tepat seperti apa yang akan tercetak.
Kamera Saku
Jenis yang paling popular digunakan masyarakat umum. Lensa utama tak bisa, umumnya otomatis atau memerlukan sedikit penyetelan cahaya yang melewati lensa langsung membakar kedium. Kelemahan film ini adalah gambar yang ditangkap oleh mata akan berbeda dengan yang akan dihasilkan film, karena ada perbedaan sudut pandang jendela pembiddik (viewfinder) dengan lensa.
Kamera TLR
Kelemahan kamera potret diperbaiki oleh kamera TLR (Twin Lens Reflect). Jendela bidik diberikan lensa yang identik dengan lens dibawahnya. Namun tetap ada kedalahan paralaks yang ditimbulkan sebab sudut dan posisi kedua lensa tidak sama.
Kamera DSLR (Digital Single Lens Reflect)
Pada kamera ini, cahaya yang masuk ke dalam kamera dibelokkan ke mata fotografer sehingga fotografer mendapatkan bayangan yang identik dengan yang akan terbentuk saat fotografer memencet tombol kecepatan rana, cahaya akan dibelokkan kembali ke medium (atau film). Lensa kamera SLR dapat diganti-ganti sesuai kehendak. Dudukan lensa pada bodi kamera berbeda benda tergantung merek kamera, mulai dari lensa wide (sudut lebar), tele(jarak jauh) dan lensa normal (standar 50mm), tersedia pula lensa zoom dengan panjang lens bervariasi.

Minggu, 29 September 2013

Harga Mobil Murah Suzuki Paling Mahal Rp 95 Juta


Jakarta - Suzuki baru saja memperkenalkan mobil murahnya, Karimun Wagon R di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 dan baru berencana untuk menjualnya di Oktober mendatang.

Untuk harganya itu sendiri, saat dipamerkan Suzuki masih menutup rapat. Tapi ketika booth Suzuki didatangi oleh Jusuf Kalla, 4W Marketing and DND Director PT Suzuki Indomobil Sales Davy Tuilan mengatakan kalau harga mobil murahnya dijual paling mahal Rp 95 juta.

"Harga, kita mengikuti peraturan pemerintah. Paling mahal Rp 95 juta, tapi itu off the road," cetus Davy saat ditanya Jusuf Kalla berapa harga mobil murahnya, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, (24/9/2013).

Untuk Karimun Wagon R itu sendiri rencananya bakal ada 3 tipe yang akan jual di Oktober.

Tipe-tipenya seperti Karimun Wagon R - GX, Karimun Wagon R - GL, dan
Karimun Wagon R – GA masing-masing akan menggunakan mesin generasi
terbaru K10B, DOHC yang ringan dan bertenaga, Multi Point Injection
serta Penggerak Roda Depan (FWD).

Metal Timing Chain dimana mesin digerakkan dengan rantai besi yang
menekan biaya perawatan yang lebih murah dan tahan lama dibanding
berbahan belt karet.

MPV Murah Honda Curi Perhatian Pengunjung



Jakarta - Di hari terakhir Indonesia International Motor Show (IIMS) 2013 sudah terlihat peningkatan pengunjung yang cukup signifikan. Di setiap booth selalu dikerumuni oleh pengunjung yang ingin melihat-lihat mobil yang dipamerkan.

Seperti di booth Honda, dari semua mobil yang dipamerkan, Low MPV (LMPV) Honda Mobilio menjadi satu-satunya mobil yang mendapatkan perhatian khusus. Banyak pengunjung yang penasaran dengan rupa MPV murah Honda itu.

Pantauan detikOto di lokasi sekitar pukul 11:55 WIB, di depan mobil Honda Mobilio terjadi kerumunan pengunjung yang melakukan foto MPV murah Honda.

"Saya penasaran saja, baca-baca di media dan cuma liat di foto sekarang bisa lihat bentuk aslinya. Keren juga desainnya," kata salah seorang pengunjung yang tengah melakukan foto di depan mobil Honda Mobilio, Irwan (33) kepada detikOto, di JIExpo, Kemayoran, Jakarta, Minggu (29/9/2013).

Irwan mengaku selain penasaran dengan bentuk aslinya juga penasaran dengan harganya.

"Saya sempat bertanya-tanya kepada Sales. Ternyata kisaran harganya Rp 150 sampai Rp 180 juta. Harganya akan bersaing dengan yang lainnya. Seru juga nih, tapi jujur mobil ini menarik," katanya lagi.

Untuk diketahui jantung pacunya, Honda Mobilio juga menggunakan mesin Honda i-VTEC SOHC 1.5 liter, 16 valve, 4 silinder yang mampu menghasilkan tenaga maksimum sebesar 118 PS pada putaran mesin 6.600, sementara torsi yang mampu menghasilkan torsi sebesar 14,5 Nm pada putaran mesin 4.800.

Mesin tersebut dikawinkan dengan 2 pilihan yakni manual 5 percepatan dan transmisi otomatis CVT.

Ini Penjelasan Komunitas Lamborghini Soal 'Penertiban' PJR di Jagorawi


Jakarta - Petugas Patroli Jalan Raya (PJR) Jagorawi menertibkan konvoi mobil-mobil sport karena ngebut di jalanan tol. Komunitas Lamborghini angkat bicara.

Dari foto penertiban yang didapatkan detikcom, terdapat setidaknya tiga Lamborghini Aventador yang ikut ditertibkan oleh petugas PJR. Penertiban dilakukan di Rest Area KM 21 tol Jagorawi. Tiga petugas berdiri di depan mobil-mobil premium tersebut. Lalu beberapa orang dari pemilik mobil terlihat berbicara dengan polisi.

Pihak komunitas Lamborghini Jakarta membenarkan pada pagi tadi melakukan acara konvoi ke Bogor dan kembali lagi ke Jakarta.

"Kami ada acara sarapan bersama dengan Kapolres Bogor. Ini acara rutin, kadang ke Bekasi, kadang ke Tangerang," kata Koordinator Humas Lamborghini Jakarta, Andrys Ronaldi, saat dihubungi detikcom, Minggu (29/9/2013).

Andrys membenarkan bahwa rombongannya yang berjumlah 18 mobil berhenti di Rest Area KM 21. Namun dia membantah rombongannya ditertibkan oleh petugas kepolisian.

"Kami berhenti untuk isi bahan bakar di Shell. Kalau memang kami bertemu dengan polisi ya tegur sapa saja, hubungan kami memang baik dengan kepolisian. Kami pergi ke Kapolres Bogor, sebelum berangkat saja kami berkomunikasi dengan Kakorlantas," kata Andrys.

Andrys menduga ada komunitas mobil sport lainnya yang mengebut dan menggunakan bahu jalan tol. Menurut Andrys, kebetulan pada pagi tadi ada acara dari komunitas mobil lain di sekitaran Sentul.

"Mungkin di depan kami ada yang lain dan melanggar. Kemudian dikiranya dari Lamborghini. Yang jelas bukan kami," ujarnya.